Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Banyumas menyelenggarakan Temu Alumni pada Jumat (9/1) di Java Heritage Hotel, Purwokerto. Kegiatan yang dihadiri sekitar 80 peserta ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara UGM, KAGAMA, dan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan dunia kerja serta pembangunan daerah.
Ketua Harian KAGAMA Banyumas, Ir. Anton Adi Wahyono, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa temu alumni merupakan forum strategis untuk menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja. Ia menekankan pentingnya peran alumni dalam memberikan masukan lintas sektor guna memastikan lulusan UGM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan siap menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat. “Sinergi UGM, KAGAMA, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam penguatan sumber daya manusia,” tegasnya.
Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., menegaskan bahwa temu alumni menjadi sarana untuk terus menghidupkan nilai guyub, rukun, dan migunani. Ia menyampaikan bahwa UGM memandang alumni sebagai aset strategis yang menjembatani nilai ke-UGM-an dengan realitas sosial di masyarakat. “Forum seperti ini penting untuk menjaga keterhubungan kampus dengan pengalaman nyata alumni di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., menyatakan bahwa UGM bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga rumah ideologis yang membentuk karakter dan kontribusi alumninya. “Kolaborasi yang ada antara UGM, KAGAMA, dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ucap alumnus Fakultas Geografi ini.
Pada sesi pemaparan, Plt. Direktur Pengembangan Usaha UGM, Prof. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan transformasi UGM menuju socio-entrepreneurial university yang menekankan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk upaya kemandirian pendanaan melalui riset kolaboratif dan pengembangan usaha berbasis inovasi. Sementara itu, perwakilan Pengurus Pusat KAGAMA, Mas Yanto Herlianto, menyoroti peran strategis alumni dalam mendukung reputasi universitas melalui keterlibatan aktif dalam identifikasi potensi lokal, pendampingan KKN, serta penguatan program beasiswa.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi guna meningkatkan branding UGM serta engagement alumni yang berdomisili dan berkarier di wilayah Banyumas. Temu alumni turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui sinergi universitas, alumni, dan pemerintah daerah.
[Kantor Alumni: Ni Luh, Foto: Dea]