UGM bersama KAGAMA Klaten menyelenggarakan temu alumni pada Jumat (09/01) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Klaten. Kegiatan ini dihadiri oleh 66 peserta serta sejumlah perwakilan UGM dan PP KAGAMA, di antaranya Benny Indra Ardhianto, S.E., M.BA., selaku Ketua Pengurus KAGAMA Klaten sekaligus Wakil Bupati Klaten; Agus Supriyo, S.Hut., M.Pd., perwakilan PP KAGAMA; Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA., Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM; serta Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM.
Dalam sambutan pembuka, Benny Indra Ardhianto mengapresiasi sinergi UGM dan KAGAMA Klaten yang terwujud melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Klaten. Program KKN tersebut berfokus pada pengembangan potensi desa wisata dan UMKM, yang berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan hingga 50 persen selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peran nyata UGM melalui program pengabdian kepada masyarakat. Benny berharap kolaborasi UGM dan KAGAMA Klaten dapat terus berlanjut, sekaligus mendorong UGM mempertahankan dan meningkatkan prestasi di tengah tantangan era digital dan kecerdasan buatan. “Harapannya kita bisa terus meningkatkan prestasi, mengingat perkembangan digitalisasi dan pendidikan yang semakin pesat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Agus Supriyo, S.Hut., M.Pd., menegaskan bahwa reputasi UGM sangat ditentukan oleh peran dan integritas para alumninya. Ia menyampaikan bahwa alumni UGM merupakan representasi langsung dari kampus di masyarakat, sehingga dituntut untuk menjaga kualitas profesionalisme serta berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial maupun penguatan jejaring global. “Ketika kita berada di mana pun, kita adalah cerminan dari UGM,” jelasnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA., yang menekankan pentingnya temu alumni sebagai sarana mempererat hubungan antara UGM dan para alumni di daerah. Ia menyampaikan bahwa forum ini membuka peluang bagi alumni untuk terus berkarya dan berkontribusi di wilayah masing-masing, termasuk melalui kerja sama strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, pendampingan UMKM, serta penguatan ekonomi lokal. “Melalui forum ini diharapkan dapat terjalin berbagai potensi kerja sama, mulai dari pengembangan SDM hingga penguatan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., memaparkan perkembangan UGM terkini berdasarkan data statistik, termasuk pertumbuhan fakultas dan program studi. Ia menjelaskan bahwa program studi profesi di UGM kini tidak hanya terbatas pada bidang kedokteran, tetapi juga mencakup profesi insinyur dan akuntan. Selain itu, UGM menyediakan beragam jalur masuk, mulai dari penelusuran bibit unggul, jalur afirmasi, hingga program pre-university. Gandes juga menyoroti pengembangan program pembelajaran bagi alumni, seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan alumni untuk kembali meningkatkan kompetensi. “Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi alumni dan menjadi cerminan kualitas UGM melalui dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang membahas kontribusi UGM di tengah masyarakat melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, serta penguatan reputasi UGM di tingkat lokal dan nasional. Melalui temu alumni ini, UGM dan KAGAMA Klaten turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan pemerintah daerah.
[Kantor Alumni: Hansel, Foto: Lusi]