• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • DTI UGM
  • ID
    • EN
    • ID
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Kantor Alumni
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL KANTOR ALUMNI
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • DIREKTORI STAF
  • PROGRAM ALUMNI
    • PEMBUATAN KARTU GAMA CO-BRAND
    • LEGALISASI IJAZAH & TRANSKRIP NILAI JARAK JAUH (ONLINE)
    • DONASI BEASISWA ALUMNI UGM
    • Tracer Study UGM
    • Pojok KAGAMA Komunitas
    • VERIFIKASI DATA ALUMNI OLEH MITRA PERUSAHAAN
  • PROGRAM KARIER
    • Tentang UGM Career
    • LOWONGAN KERJA
    • MAGANG
    • CAREER CLASS & ALUMNI SHARING
    • UGM Integrated Career Days
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS JUNI 2026
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS NOVEMBER 2025
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS 2025
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS NOVEMBER 2024
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS 2024
      • UGM Integrated Career Days November 2023
      • UGM Integrated Career Days Juni 2023
      • Gadjah Mada Career Festival (GMCF) 2022
      • UGM Integrated Career Days 2020
      • UGM ICD 2019
      • UGM ICD 2018
      • UGM ICD 2017
    • KONSELING KARIER
  • ALUMNI AWARDS
    • TENTANG UGM ALUMNI AWARDS 2026
    • PEMENANG ALUMNI AWARD
  • TETAP TERHUBUNG
    • KONTAK KAMI
    • FAKULTAS & SEKOLAH
    • MEDIA SOSIAL & HOTLINE SERVICE
    • KAGAMA
  • Beranda
  • Tips-id
  • Rumput Tetangga Emang Lebih Hijau: Belajar Konsep Ikigai ala Jepang

Rumput Tetangga Emang Lebih Hijau: Belajar Konsep Ikigai ala Jepang

  • Tips-id
  • 4 Juni 2026, 14.36
  • Oleh: Kantor Alumni
  • 1

Sudah mau larut malam di kamar tamu waktu itu, televisi masih menyala dengan aku yang masih fokus mengamati berita yang menunjukkan artis yang sedang naik daun. Ia berhasil membuat film dengan penonton terbanyak di Indonesia saat ini. Aku teringat, artis itu adalah temanku sewaktu sekolah. Pikirku senang ya menjadi dia, orang sukses dan memiliki banyak uang. Apa yang sudah kuperbuat sampai saat ini sepertinya tidak ada gunanya? 

Teman sudah sidang, karier melejit, dan mendapatkan semua impian yang kamu inginkan sekarang. Kadang, hal itu yang buat kita pasti mikir bahwa kehidupan kita sekarang kurang memuaskan. Jatuhnya, kita akan kurang maksimal dalam menjalani hidup kita dan jika tidak dikelola dengan baik, pemikiran itu bisa berubah menjadi senjata bagi kita. Konsep ikigai mungkin bisa membantumu. 

Apa itu ikigai?

Menurut Satupersen ikigai merupakan sebuah prinsip yang membantu hidup kamu lebih bermakna, bermanfaat, dan seimbang guna meraih makna dan kebahagiaan sejati dalam hidup: 

Ikigai dibagi menjadi 4 bagian yang dapat melengkapimu dalam berkarya dan berkehidupan:

  1. Yakini tujuanmu dan berani menemukan tujuan dari setiap hal yang dilakukan. Tujuan dari setiap hal yang kita lakuin jadi hal yang penting, kalo kita gak punya tujuan kita gak akan nemuin makna hidup kita. 
  2. Berhentilah kebanyakan mikir dan mulai untuk melakukan sesuatu hal. Gak harus hal besar, dari yang kecil-kecil aja juga paling baik. Misal kamu sudah punya tujuan, coba mulai riset kecil-kecilan dan buatlah agenda untuk mencapainya. 
  3. Cobalah untuk ngobrol dengan orang yang punya tujuan yang sama kayak kamu. Kamu bisa ngobrol dengan orang-orang yang punya passtion dan ketertarikan yang sama biar kamu bisa belajar dari pengalaman mereka seputar passion kamu. 
  4. Sadari kalo kamu akan menghadapi segala tantangan ke depannya. Hal ini penting agar secara mental kita siap untuk menghadapi berbagai tantangan dan hambatan, percayalah tantangan adalah hal yang penting bagi kita untuk membentuk diri. 

Melalui lensa ikigai, pertanyaan yang perlu diajukan bukan lagi “Mengapa pekerjaan mereka lebih baik?” melainkan “Apa yang membuat pekerjaan saya bermakna?” Perubahan sudut pandang ini dapat membantu seseorang keluar dari jebakan perbandingan yang tidak ada habisnya.

Pada akhirnya, rumput tetangga memang bisa terlihat lebih hijau dari kejauhan. Namun, ikigai mengingatkan bahwa kepuasan karier tidak selalu ditemukan dengan berpindah ke halaman orang lain. Sering kali, kebahagiaan muncul ketika kita memahami alasan mengapa kita berada di halaman kita sendiri dan mulai merawatnya dengan kesadaran yang lebih dalam.

Karena dalam pekerjaan, seperti dalam kehidupan, yang paling penting bukan menemukan rumput yang paling hijau, melainkan menemukan tempat di mana kita dapat tumbuh dengan makna.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Komentar (1)

  1. digital banking 6 jam lalu

    I wаs pretty pleased to uncover this great sіte. I wanted
    to tһank you for your time due to this fantastic read!!
    I definitely liked every pɑrt of it and I have you bookmarked to check out
    new stuff in your website.

    My web site: digital banking

    Reply
Universitas Gadjah Mada

Kantor alumni
Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur Blok D5, Yogyakarta 55281
alumni@ugm.ac.id
+62 (274) 552810
+62 8112 5824 34

© 2023 - Kantor Alumni Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY