Sembari menyiapkan sarapan, Theo mulai membuka laptop, memeriksa email, lalu menghadiri rapat. Tak lupa, ia juga menyusun laporan per bulan mengenai target-target yang berhasil dicapai. Hari berjalan cepat, kalender penuh goresan spidol merah, to-do list tak pernah benar-benar kosong.
Di tengah ritme itu, satu pertanyaan sederhana mulai terpikirkan.
Apa yang sebenarnya sedang kita kejar?
Pertanyaan tersebut mengingatkan Theo pada Le Petit Prince, sebuah buku yang sering dianggap sebagai cerita anak-anak, padahal banyak pesan tentang kehidupan kerja yang bisa kita petik
Dalam perjalanannya mengunjungi berbagai planet, Little Prince bertemu dengan tokoh-tokoh yang terasa tidak asing. Ada raja yang ingin mengatur segalanya. Ada pebisnis yang sibuk menghitung bintang. Ada penyala lampu yang terus bekerja tanpa henti. Ada pula seorang rubah yang mengajarkan arti sebuah hubungan.
Ketika pertama kali membaca kisah itu, tokoh-tokoh tersebut tampak aneh dan menggelikan. Namun, ketika memasuki dunia kerja, kita mungkin menyadari sesuatu yang lain: kita pelan-pelan mulai menjadi mereka.
Dalam dunia kerja, yang terlihat adalah hasil, angka, dan pencapaian. Yang tidak terlihat adalah empati seorang pemimpin, kepercayaan dalam tim, rasa memiliki terhadap pekerjaan. Mari kita beda satu per satu.
1. Jangan sampai target membuat kita lupa tujuan
Pekerjaan yang baik bukan hanya tentang mencapai angka, melainkan tentang memahami dampak yang ingin diciptakan. Dari situ kita bisa menentukan makna dari pekerjaan kita, baik bagi diri sendiri maupun bermanafaat untuk orang lain. Coba mulai mencatat dan breakdown lagi arah kariermu berdasarkan keinginanmu sekarang, dan coba buat per bagian target-target kecil yang harus kamu capai.
2. Hubungan antarmanusia tetap menjadi aset terpenting
Di tengah perkembangan teknologi, kita harus bisa beradaptasi untuk tetap mengembangkan koneksi dengan orang lain, baik secara profesional maupun personal. Malah dengan perkembangan teknologi, kita mudah terhubung dan mulai mencoba membuat jejaring melalui berbagai tulisan yang sudah kamu buat. Siapa tahu dari karyamu ada yang tertarik untuk mengenalmu
3. Kesibukan tidak selalu berarti produktivitas
Kita kadang terjebak dalam kata “produktif”; padahal seseorang bisa sangat sibuk tanpa benar-benar bergerak ke arah yang tepat. Dalam bekerja, kita juga harus memperhatikan emosi kita dan apa yang benar-benar kita butuhkan. Coba buatlah daftar pekerjaan selama kamu berkegiatan seharian, lalu lakukan agenda yang paling berat di pagi hari agar kamu punya banyak waktu luang untuk melakukan hobimu.
4. Rasa ingin tahu adalah kunci untuk terus berkembang
Little Prince terus bertanya dan belajar dari setiap planet yang ia kunjungi. Di dunia kerja yang terus berubah, kemampuan untuk terus belajar sering kali lebih penting daripada merasa sudah tahu segalanya. Misalnya, kamu punya target per hari harus baca satu artikel, atau setiap mau tidur kamu harus nulis 3 sampai 5 tentang apa yang udah kamu baca di hari itu.
5. Kepemimpinan bukan tentang mengendalikan, tetapi memahami
Pemimpin yang efektif tidak hanya mengarahkan pekerjaan, tetapi juga memahami manusia yang dipimpinnya. Dalam dunia kerja, kepemimpinan tidak hanya tentang bagaimana kita mendelegasikan pekerjaan, tetapi juga tentang pemahaman kita akan kondisi dan situasi kantor, dan yang paling penting, bagaimana kita memahami diri kita terlebih dahulu. Coba buatlah target untuk tim kamu dan komunikasikan kepada anggota tim kamu. Komunikasi kadang lebih baik dari pada memerintah
6. Yang paling berharga sering kali tidak terlihat
Kepercayaan, empati, makna, dan komitmen tidak muncul dalam laporan kinerja. Namun, justru hal tersebut yang akan meningkatkan kinerja dan kualitas kita dalam menanggapi segala tugas kantor yang ada. Coba mulai mindfullnes dalam melakukan segala hal, contohnya mengatur napas, mindful eating, jalan kaki tanpa gawai, teknik 5-4-3-2-1, dan melakukan tugas rutin dengan fokus penuh
Pada akhirnya, Le Petit Prince bukanlah buku yang mengajak kita menjauhi dunia kerja. Ia juga tidak mengajarkan bahwa target, produktivitas, atau ambisi adalah sesuatu yang keliru. Buku ini hanya mengingatkan bahwa di balik semua kesibukan, ada hal-hal yang tidak boleh kita kehilangan.
Cara Membatalkan Pinjaman KrediOne: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+62838-5871-988 atau 0822-2766-6649. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin KrediOne.
Begini Cara Membatalkan Pengajuan Pinjaman KrediOne: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+62838-5871-988 atau 0822-2766-6649. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin KrediOne.
Begini Cara Membatalkan Pengajuan Pinjaman KrediOne: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di nomor 0813-1000-193 atau 0851-8833-3433. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin KrediOne.
Begini Cara Pembatalan Pinjaman KrediOne: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di nomor 0813-1000-193. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin KrediOne.
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin KrediOne.
Reply
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin KrediOne.
Reply
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin ADAKAMI
Reply
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin ADAKAMI
Reply
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin ADAKAMI
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin ADAKAMI
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin ADAKAMI
Cara Membatalkan Pinjaman ADAKAMI: Hubungi CS KrediOne melalui telepon/WA di+628236387-4229. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh admin ADAKAMI