Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, S.Sos., M.Si., beserta jajaran pimpinan UGM melakukan rangkaian kunjungan ke Papua pada Rabu (23/7). Kunjungan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan KKN-PPM UGM di Papua sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama KAGAMA Papua.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Ova Emilia meninjau pelaksanaan KKN-PPM UGM di Kampung Bambar dan Doyo Lama, Kabupaten Jayapura. Beliau juga menyempatkan waktu untuk berkunjung ke rumah pengrajin batik khas Sentani yang berada di pinggir Danau Sentani, Kampung Doyo Lama. Di wilayah tersebut, Tim KKN-PPM UGM turut berkontribusi menggali potensi sumber daya alam dan manusia melalui beberapa program kerja unggulan, antara lain pemanfaatan ikan mujair dan ikan ekor kuning untuk diolah menjadi abon, edukasi pencegahan penularan penyakit African Swine Fever (ASF) yang dapat menyerang ternak babi, pengenalan teknologi green house, serta pengolahan sampah limbah rumah tangga dengan ember tumpuk untuk dijadikan sumber pangan ternak dan pupuk organik cair.

Rektor dan jajaran pimpinan UGM juga berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Papua. Agus Fatoni selaku Pj. Gubernur Papua menyambut baik dan mengungkapkan harapannya terhadap pelaksanaan KKN-PPM UGM yang semakin membangun Papua. Menurutnya, KKN-PPM menjadi ajang bagi generasi muda untuk mengenal Papua sebagai bagian dari Indonesia. “Papua ini khusus, banyak sekali kekhususannya, dan kekhususan inilah yang menjadi keistimewaan Indonesia. Jadi kalau kita bersama-sama menengok ke Papua dan bersama-sama melakukan upaya yang serius, Papua ini tentu akan lebih jauh lagi perkembangannya,” ujarnya.
Sejalan dengan harapan tersebut, KAGAMA Papua menyampaikan permohonan akan adanya upaya penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan antara KAGAMA Papua dan UGM, yang kemudian disambut baik oleh Rektor UGM. “Kesempatan untuk beasiswa, itu sesuatu yang kami upayakan. Karena teman-teman Fakultas pun membuka kesempatan, misalnya fasilitas bebas SPP, tapi dengan catatan memang orang tersebut adalah kandidat yang akan bekerja di Papua dan akan membesarkan Papua,” tutur Prof. Ova.
Kerja sama antara KAGAMA Papua dan UGM melalui pelaksanaan kuliah kerja nyata dan bantuan pendidikan mendukung perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4 yang berfokus pada pendidikan berkualitas, sekaligus SDGs 10 tentang berkurangnya kesenjangan, dan SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
[Kantor Alumni: Sita, Foto: Kantor Alumni]