Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Karanganyar menyelenggarakan kegiatan temu alumni pada Sabtu (29/11) di Kebon Dalem Coffee & Resto, Papahan, Karanganyar. Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta ini menghadirkan pimpinan universitas, pengurus KAGAMA Karanganyar, serta alumni lintas profesi yang berkumpul untuk memperkuat hubungan dan merumuskan kontribusi strategis bagi daerah.
Acara dibuka oleh Ketua KAGAMA Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo, M.Kes., yang menekankan pentingnya menjaga nilai kemanusiaan, integritas, dan semangat pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menyampaikan bahwa perubahan zaman menuntut alumni untuk tetap kokoh pada nilai-nilai luhur almamater. “Kita harus tetap menjadi pribadi yang peduli, menjunjung etika, dan siap memberi manfaat. KAGAMA Karanganyar akan terus berupaya menghadirkan kebermanfaatan nyata melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sambutan berikutnya diberikan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., yang menegaskan kedekatan inheren antara universitas dan alumninya. Ia menekankan bahwa alumni merupakan representasi langsung kualitas UGM di tengah masyarakat. “Alumni adalah wajah universitas. Oleh karena itu, sinergi UGM dan KAGAMA harus berjalan kuat agar nilai-nilai keilmuan, pengabdian, dan integritas tetap terjaga,” tuturnya.
Sesi pemaparan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr.Agr.Sc. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., Direktur Kajian dan Inovasi Akademik UGM; Dr. Joko Mulyono, S.STP., M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan SDM; serta Ir. Vendy Eko Prasetyo, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng., Ketua II Pengda KAGAMA Jawa Tengah. Dalam pemaparannya, ketiganya menekankan pentingnya memperluas kolaborasi riset dan inovasi sebagai jembatan antara universitas dan kebutuhan masyarakat. Penekanan karakter kuat alumnus UGM sebagai modal yang berharga juga turut andil dalam membangun kepercayaan publik dan kepemimpinan di berbagai sektor.
Setelah rangkaian sambutan dan pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan mengenai peluang kolaborasi, penguatan jejaring alumni, serta potensi kerja sama antara UGM, KAGAMA, dan pemerintah daerah. Melalui diskusi ini, alumni, universitas, dan pemangku kepentingan lokal berupaya merumuskan langkah-langkah bersama untuk meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan Karanganyar.
Kegiatan temu alumni ini juga turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas akademik dan pembelajaran berkelanjutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring kolaboratif antara universitas, alumni, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berbasis pengetahuan.
[Kantor Alumni: Ni Luh, Foto: Saputro]