Sinergi antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) kembali dihadirkan melalui temu alumni yang diselenggarakan di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (24/01). Forum yang diikuti oleh 80 peserta ini mempertemukan perwakilan universitas, PP KAGAMA, dan unsur pemerintah daerah dalam dialog mengenai peran alumni dan peluang kerja sama bagi pembangunan daerah.
Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Jambi, H. Farti Suandri, S.T., M.M., dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya temu alumni untuk kedua kalinya di Jambi. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kolaborasi antara alumni, UGM, dan daerah. Ia juga menyoroti potensi Jambi di sektor perkebunan dan pertambangan yang masih membutuhkan dukungan sumber daya manusia berkualitas. “Kami berharap melalui forum dan diskusi ini ada timbal balik yang nyata bagi daerah, termasuk penguatan program KKN yang selama ini selalu kami dukung,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PP KAGAMA, Ridayah Laode Ngkowe, yang menegaskan dukungan PP KAGAMA terhadap upaya UGM dalam meningkatkan pengakuan sebagai perguruan tinggi yang semakin berkualitas. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan organisasi KAGAMA di daerah, termasuk pembaruan kepengurusan cabang agar tetap aktif dan berkelanjutan. “KAGAMA tumbuh dari rasa memiliki terhadap almamater. Dukungan alumni menjadi kekuatan utama bagi UGM,” tuturnya.
Sambutan dari perwakilan pimpinan UGM disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan UGM, Prof. Dr. Supriyadi, M.Sc. Ia menyampaikan sejumlah perkembangan internal UGM, termasuk upaya penataan kawasan kampus. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya peran alumni dalam membantu UGM berkontribusi lebih luas bagi pembangunan daerah. “Kami hadir dan menyapa KAGAMA Jambi sekaligus memohon dukungan agar UGM dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat daerah,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan pembaruan informasi UGM yang memuat gambaran perkembangan institusi, peran alumni, serta arah penguatan program pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Acara kemudian disambung dengan sesi dialog antara UGM, PP KAGAMA, dan Pengda KAGAMA Jambi yang membahas mengenai peluang kerja sama daerah serta pelaksanaan KKN di wilayah Jambi. Dalam forum ini, PP KAGAMA juga mendorong lahirnya karya nyata unggulan daerah dan menyoroti pentingnya perhatian bersama terhadap isu lingkungan sebagai bagian dari kontribusi alumni serta perguruan tinggi bagi pembangunan daerah.
Melalui temu alumni ini, UGM dan KAGAMA Jambi diharapkan dapat memperkuat peran alumni sebagai penghubung antara kampus dan daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih konkret dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi UGM dan KAGAMA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan pemerintah daerah.
[Kantor Alumni: Ni Luh, Foto: Ari]