Upaya memperkuat sinergi antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) kembali diwujudkan melalui temu alumni yang digelar di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jumat (23/01). Forum yang diikuti oleh 57 peserta ini mempertemukan perwakilan UGM, PP KAGAMA, KAGAMA Pacitan, serta Pemerintah Kabupaten Pacitan sebagai wadah bersinergi untuk memperkuat kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan inovasi, serta peran alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
Perwakilan PP KAGAMA, Mas Yanto Herlianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KAGAMA Pacitan atas peran aktifnya dalam menjaga kesinambungan sinergi dengan UGM. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara UGM dengan KAGAMA telah terbangun sejak lama dan perlu terus diperkuat agar memberikan manfaat yang lebih luas. “Sinergi ini bukan hal baru dan kami sangat mengapresiasi KAGAMA Pacitan yang terus memfasilitasi serta mendukung UGM sebagai almamater kita bersama,” ungkapnya.
Dari pihak UGM, sambutan disampaikan oleh Plt. Direktur Pengembangan Usaha UGM, Prof. Ir. Sang Kompiang Wirawan, S.T., M.T., Ph.D., yang menyampaikan salam dari pimpinan universitas di UGM. Ia menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara pencapaian akademik dengan dampak strategis universitas di tengah masyarakat. Menurutnya, peran alumni yang telah berkiprah di berbagai daerah menjadi kekuatan penting dalam memastikan inovasi dan gagasan UGM dapat tumbuh dan memberi dampak nyata. “Melalui forum ini, kita menyatukan kembali spirit ke-Gadjah Mada-an agar UGM semakin mengakar kuat dan relevan dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pacitan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Pacitan, Dr. Ir. Heru Wiwoho, S.P., M.Si., menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa hubungan antara Pacitan dengan UGM telah terjalin erat, salah satunya melalui keberadaan 147 alumni UGM yang berkontribusi di berbagai sektor daerah Pacitan. Kolaborasi dengan UGM, termasuk melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dinilai telah memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. “Forum ini menjadi momentum penting untuk merumuskan kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari UGM kepada Bupati Pacitan, sesi foto bersama, serta pemaparan pembaruan informasi mengenai perkembangan UGM oleh Direktur Kajian dan Inovasi Akademik UGM, Dr. Agr.Sc. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU., ASEAN Eng. Paparan tersebut mencakup fasilitas kampus, bidang akademik dan kemahasiswaan, ekosistem inovasi dan prestasi, serta berbagai program unggulan UGM. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan Tim UGM, PP KAGAMA, dan KAGAMA Pacitan, dengan fokus pembahasan pada isu penerimaan mahasiswa dan jalur afirmasi serta pengembangan riset dan pusat studi daerah.
Melalui kegiatan ini, UGM dan KAGAMA Pacitan turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penguatan akses, informasi, dan kolaborasi pendidikan tinggi; serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui sinergi antara perguruan tinggi, jejaring alumni, dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
[Kantor Alumni: Ni Luh, Foto: Putro]