ParagonCorp bersama AIESEC UGM menyelenggarakan kegiatan MT Campus Roadshow ParagonCorp x AIESEC UGM pada Rabu (15/7) di GIK CollabHub. Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan fresh graduate ini memberikan ruang untuk berbagi wawasan mengenai profil perusahaan, dunia kerja profesional, serta pengembangan karier melalui program Management Trainee (MT) di Paragon.
Rangkaian acara meliputi sesi AIESEC, profil perusahaan, talk show, hingga small group discussion. MT Paragon yang berlangsung selama 18 bulan ini membekali talenta muda mulai dari onboarding, eksekusi proyek bersama mentor, hingga presentasi akhir di hadapan Board of Directors. Jingga Andrya T.R., Talent Acquisition Business Partner Manager ParagonCorp, memaparkan bahwa 95 persen karyawan Paragon adalah Gen Z dan milenial, sejalan dengan misi perusahaan mengembangkan sumber dayanya. “Developing Paragonians adalah hal yang paling utama, karena Paragon bisa menjadi besar sebesar orang-orang di dalamnya,” ujarnya.
Hal berbeda disampaikan oleh Aldian R. Alfaridz, Kahf Brand Building Executive, yang membagikan pengalamannya beralih dari latar belakang teknik menuju industri marketing. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat ragu ketika pertama kali menerima offering letter dari Paragon karena mengira perusahaan ini hanya berkutat pada Wardah dan OMG, namun ternyata ia justru menemukan ketertarikan baru pada product development, branding, hingga human resources. “Industri kecantikan bergerak sangat cepat sehingga kita harus mampu belajar bukan hanya dari materi, tetapi juga dari program yang sedang berjalan,” ungkapnya.
Pengalaman serupa juga disampaikan oleh Marizsa Salsabiila, Brand Channel Strategist ParagonCorp untuk Body Personal Care Category sekaligus alumnus Fakultas Teknologi Pertanian UGM angkatan 2018. Ia mengungkapkan bahwa kemampuan belajar cepat menjadi skill yang paling dibutuhkan untuk beradaptasi dengan skala kerja di Paragon, sesuatu yang ia pelajari langsung sejak awal bergabung dengan perusahaan. “Fungsi komersial memastikan produk benar-benar sampai ke tangan konsumen sehingga kita perlu berkolaborasi untuk menciptakan produk yang mudah ditemukan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai dunia kerja profesional, budaya perusahaan, serta peluang pengembangan karier di industri kecantikan nasional. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kesiapan karier dan pengembangan kompetensi generasi muda, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui akses terhadap peluang pengembangan profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan industri.
[Kantor Alumni: Ni Luh, Foto: Nandik]