• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • DTI UGM
  • ID
    • EN
    • ID
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Kantor Alumni
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL KANTOR ALUMNI
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • DIREKTORI STAF
  • PROGRAM ALUMNI
    • PEMBUATAN KARTU GAMA CO-BRAND
    • LEGALISASI IJAZAH & TRANSKRIP NILAI JARAK JAUH (ONLINE)
    • DONASI BEASISWA ALUMNI UGM
    • Tracer Study UGM
    • Pojok KAGAMA Komunitas
    • VERIFIKASI DATA ALUMNI OLEH MITRA PERUSAHAAN
  • PROGRAM KARIER
    • Tentang UGM Career
    • LOWONGAN KERJA
    • MAGANG
    • CAREER CLASS & ALUMNI SHARING
    • UGM Integrated Career Days
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS NOVEMBER 2025
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS 2025
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS NOVEMBER 2024
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS 2024
      • UGM Integrated Career Days November 2023
      • UGM Integrated Career Days Juni 2023
      • Gadjah Mada Career Festival (GMCF) 2022
      • UGM Integrated Career Days 2020
      • UGM ICD 2019
      • UGM ICD 2018
      • UGM ICD 2017
    • KONSELING KARIER
  • ALUMNI AWARDS
    • TENTANG UGM ALUMNI AWARDS 2025
    • PEMENANG ALUMNI AWARD
  • TETAP TERHUBUNG
    • KONTAK KAMI
    • FAKULTAS & SEKOLAH
    • MEDIA SOSIAL & HOTLINE SERVICE
    • KAGAMA
  • Beranda
  • Tips-id
  • Mengelola Emosi untuk Kesuksesan Karier: Pentingnya Emotional Intelligence

Mengelola Emosi untuk Kesuksesan Karier: Pentingnya Emotional Intelligence

  • Tips-id
  • 16 Januari 2025, 14.20
  • Oleh: Kantor Alumni
  • 0

Tahukah kamu? Kecerdasan emosional (EQ) berkontribusi hingga 80% terhadap kesuksesan, jauh melampaui kecerdasan intelektual (IQ). Yuk, pelajari cara mengoptimalkannya di #TipsKarier hari ini!

Apa itu Emotional Intelligence?

Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi, baik emosi kita sendiri maupun orang lain, agar bisa menjaga kesehatan fisik dan mental dengan lebih baik.

Indikator Kecerdasan Sosial

 

Menurut Daniel Goleman, ada lima indikator yang menjadikan kecerdasan emosional lebih penting daripada kecerdasan intelektual, yaitu:

1. Self-awareness: Menyadari perasaan atau kondisi yang sedang dirasakan orang lain dan bagaimana hal itu mempengaruhi mereka.

 

  1. Self-regulation: Menggunakan kecerdasan emosional untuk mengendalikan emosi agar bisa merespon dengan cara yang tepat.

 

  1. Internal motivation: Mengambil langkah-langkah berdasarkan rasa optimisme, rasa ingin tahu, dan semangat untuk mencapai tujuan.

 

  1. Empathy: Memahami perasaan orang lain dan menggunakan pemahaman itu untuk merespon dengan tepat sesuai situasi emosional mereka.

5. Social skills: Menggunakan kecerdasan emosional untuk menjalin hubungan sosial yang lebih kuat dan saling mendukung.

Peran Kecerdasan Emosional dalam Dunia Kerja
Kecerdasan emosional yang tinggi berpengaruh besar pada kesehatan fisik, mental, dan kesuksesan karier. Lalu, bagaimana hal itu bisa mendukung perjalanan karier yang cemerlang?

  1. Tim yang Kolaboratif

Tim yang cerdas emosional lebih mudah berkolaborasi, karena saling memahami dan percaya satu sama lain. Mereka terbuka, jujur, dan mampu bekerja sama secara efisien.

2. Karyawan Inovatif

Karyawan dengan kecerdasan emosional tinggi lebih fleksibel, mampu beradaptasi, dan berani mengambil risiko dalam menghadapi perubahan, serta menemukan solusi kreatif.

3. Tidak Rentan Stres

Kecerdasan emosional membantu karyawan mengelola stres, menjaga motivasi, dan menghadapi tekanan kerja dengan lebih baik, sehingga meningkatkan kinerja.

4. Komunikasi Efektif

Dengan kecerdasan emosional, karyawan dapat mengendalikan emosi dan berkomunikasi lebih efektif dengan rekan kerja.

5. Pengambilan Keputusan Lebih Baik

Karyawan yang cerdas emosional cenderung membuat keputusan rasional dan objektif, setelah menstabilkan emosi mereka.

Cara Mengoptimalkan Kecerdasan Emosional

  1. Mood Journaling

Mood journaling membantu karyawan mengenali dan mengekspresikan emosi mereka, serta memantau kemajuan dalam mengelola perasaan.

2. Menghargai Waktu dalam Pengambilan Keputusan

Karyawan dengan kecerdasan emosional belajar memberi jeda sebelum bertindak, memberi waktu untuk pemikiran lebih matang, dan menghindari reaksi emosional yang terburu-buru.

3. Tahu Kapan Harus Berhenti

Orang dengan kecerdasan emosional paham kapan harus melanjutkan dan kapan harus berhenti, baik dalam pekerjaan maupun dalam situasi lainnya.

4. Menempatkan Diri dalam Percakapan
Orang dengan kecerdasan emosional tahu cara menyesuaikan diri dalam percakapan, mengatur intonasi, dan menyampaikan pesan dengan tepat, baik dalam bentuk saran atau pertanyaan.

5. Belajar Bersyukur
Kecerdasan emosional juga melibatkan kemampuan untuk menemukan hal-hal yang bisa disyukuri, membantu meningkatkan perspektif positif dalam kehidupan sehari-hari.

Mengembangkan kecerdasan emosional adalah investasi berharga untuk kehidupan dan karier. Meningkatkan EQ tidak hanya membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, tapi juga mendukung lingkungan kerja yang positif. Mulailah dari diri sendiri dan meraih karier yang cemerlang!

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Kantor alumni
Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur Blok D5, Yogyakarta 55281
alumni@ugm.ac.id
+62 (274) 552810
+62 8112 5824 34

© 2023 - Kantor Alumni Universitas Gadjah Mada

Profil Kantor AlumniKontak KamiDirektori StafTracer Study UGMSahabat UGMSimaster UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY