Dalam rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Jepang, tiga dosen dari Departemen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan studi ke University of Tokyo Co-op pada Senin (15/6). Ketiga dosen tersebut adalah Prof. Dr. Lily Arsanti Lestari, S.T.P., M.P., Dr. Fatma Zuhrotun Nisa’, S.T.P., M.P., dan Prof. Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes. Kunjungan didampingi oleh Dina Faoziah, Ph.D., International Program Officer di National Federation of University Co-operative Associations (NFUCA), yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pengurus Cabang Luar Negeri (PCLN) KAGAMA Jepang serta anggota Pengurus Pusat KAGAMA Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga. Dalam kunjungan kali ini, peran KAGAMA Jepang sangat penting dalam mengoordinasi delegasi UGM yang sedang berkunjung ke Jepang untuk berkolaborasi melalui kerja sama akademik atau diskusi langsung dengan mitra di Jepang.
Dina Faoziah, Ph.D., menjelaskan bahwa KAGAMA Jepang berperan aktif dalam memfasilitasi kunjungan civitas academica UGM ke Jepang melalui penguatan jejaring dan kolaborasi dengan berbagai institusi. Menurutnya, KAGAMA Jepang menjadi salah satu penghubung penting bagi civitas academica UGM untuk terhubung dengan komunitas, diaspora, institusi, maupun narasumber yang relevan dengan tujuan kegiatan. “Melalui jejaring alumni yang tersebar di berbagai sektor, KAGAMA Jepang berupaya mendukung pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring, dan penjajakan kerja sama yang bermanfaat bagi UGM maupun mitra di Jepang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dina menjelaskan bahwa KAGAMA Jepang lahir dari inisiatif para alumni UGM untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antarsesama alumni di Jepang. Organisasi tersebut mulai dibentuk pada tahun 2018 dengan Arief Setiawan, alumnus Fakultas Teknik UGM, sebagai ketua pertama. Sejak saat itu, KAGAMA Jepang terus berkembang sebagai ruang kolaborasi dan dukungan bagi alumni maupun delegasi UGM yang berkunjung ke Jepang. “Kepengurusan KAGAMA Jepang periode pertama secara resmi dilantik pada 11 November 2018 oleh Ketua Umum PP KAGAMA,” jelasnya.
Saat ini KAGAMA Jepang memiliki 223 anggota aktif dan secara rutin mengadakan berbagai kegiatan yang mempererat hubungan antara alumni dan almamater. Salah satu contohnya adalah penyambutan delegasi pimpinan UGM pada Oktober 2025 yang menjadi ruang dialog antara alumni di Jepang dengan pimpinan universitas mengenai perkembangan UGM dan peluang kolaborasi di masa mendatang. “Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi alumni di Jepang untuk berdialog langsung dengan pimpinan universitas mengenai perkembangan UGM, sekaligus mempererat hubungan antara almamater dan alumni di luar negeri,” ungkapnya.
Pada kesempatan kunjungan ke University of Tokyo Co-op, para dosen FK-KMK UGM berbagi pengalaman mengenai perkembangan koperasi di lingkungan UGM. Diskusi yang berlangsung menyoroti berbagai model pengelolaan koperasi yang melayani kelompok anggota berbeda, mulai dari mahasiswa hingga dosen dan tenaga kependidikan. Pertukaran pengalaman tersebut membuka peluang pembelajaran mengenai pengembangan layanan koperasi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kunjungan ini, para peserta memperoleh perspektif baru mengenai peran koperasi sebagai ekosistem yang mampu mendukung berbagai kebutuhan civitas academica secara efektif dan berkelanjutan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan koperasi perguruan tinggi di Indonesia, termasuk di Universitas Gadjah Mada.
Kegiatan ini mencerminkan pentingnya peran jejaring alumni UGM di tingkat internasional sebagai jembatan kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan penguatan hubungan antarinstansi. Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), kegiatan ini mendukung SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarperguruan tinggi, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara UGM, KAGAMA, dan berbagai institusi pendidikan di Jepang.
[Kantor Alumni: Hansel & Dina Faoziah, Foto: Dina Faoziah/KAGAMA Jepang]
Untuk Membuka Blokir BRImo Anda bisa menghubungi BRl melalui Chat WhatsApp (0823-7126-7090.)atau {0823-7126-7090.} Melalui aplikasi BRImo Anda bisa lupa Username atau Password pada halaman login Aplikasi BRlmo.
Untuk Membuka Blokir BRImo Anda bisa menghubungi BRl melalui Chat WhatsApp (0823-7126-7090.)atau {0823-7126-7090.} Melalui aplikasi BRImo Anda bisa lupa Username atau Password pada halaman login Aplikasi BRlmo.
Untuk Membuka Blokir BRImo Anda bisa menghubungi BRl melalui Chat WhatsApp (0823-7126-7090.)atau {0823-7126-7090.} Melalui aplikasi BRImo Anda bisa lupa Username atau Password pada halaman login Aplikasi BRlmo.
Untuk Membuka Blokir BRImo Anda bisa menghubungi BRl melalui Chat WhatsApp (0823-7126-7090.)atau {0823-7126-7090.} Melalui aplikasi BRImo Anda bisa lupa Username atau Password pada halaman login Aplikasi BRlmo.
Begini Cara Membatalkan Pinjaman Indosaku: Hubungi CS Indosaku melalui telepon/WA di nomor 0838- 5843-335 atau 0851-8833-3433. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh customer service.
Cara Membatalkan Pinjaman Indosaku: Hubungi CS Indosaku melalui telepon/WA di nomor 0851-8833-3433. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh customer service.
Berikut Cara Membatalkan Pinjaman Indosaku: Hubungi CS Indosaku melalui telepon/WA di nomor 0851-8833-3433. Jika pengguna ingin melakukan pembatalan pinjaman, kemudian ikuti langkah-langkah yang di instruksikan oleh customer service.