Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama PT Bank Permata Tbk menyelenggarakan kegiatan Career Talk and Campus Hiring PermataBank yang diikuti oleh 95 mahasiswa dan alumni UGM. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengenalan dunia kerja melalui sesi berbagi wawasan dari praktisi dan alumni UGM di PermataBank mengenai pengembangan karier, kompetensi yang dibutuhkan industri, serta peluang berkarier di sektor perbankan. Pada sesi pembuka, peserta juga diperkenalkan dengan konsep Career Compass sebagai panduan mengenali arah tujuan, potensi diri, dan peluang karier sesuai kebutuhan industri saat ini.
Sesi berikutnya menghadirkan Theresia Kusumaningtyas, Head of Learning & Development PermataBank sekaligus alumnus Psikologi UGM, yang membagikan pengalaman karier serta pentingnya kompetensi manusia di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Ia menegaskan bahwa kemampuan berpikir kritis, analitis, serta ketangkasan dalam belajar menjadi nilai yang tidak dapat digantikan oleh teknologi. “AI bisa memberikan jawaban dalam hitungan detik, tetapi perusahaan membayar manusia untuk menjadi decision maker. Oleh karena itu, kita harus terus mengasah critical thinking, analytical thinking, dan kemampuan belajar lebih cepat,” ungkapnya.
Pengalaman serupa dibagikan oleh Avicenna Athaf Rumandung, Head of Customer Banking Ops sekaligus alumni Banking Acceleration Program (BAP). Ia menjelaskan bahwa perkembangan karier tidak hanya ditentukan oleh kesempatan, tetapi juga kesiapan individu dalam membangun kompetensi. Menurutnya, dunia operasional perbankan kini berkembang jauh melampaui layanan di kantor cabang, mencakup berbagai proses digital, analitik data, hingga operasional perdagangan internasional. “Kesuksesan adalah kombinasi antara kapabilitas dan kesempatan. Kapabilitas sepenuhnya berada dalam kendali kita, sehingga ketika kesempatan datang, kita sudah siap untuk mengambilnya,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan alumni UGM diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah pengembangan karier, tantangan dunia kerja di era AI, serta peluang berkarier di industri perbankan modern. Kegiatan ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi karier dan pengembangan kompetensi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kesiapan talenta muda memasuki dunia kerja, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul.
[Kantor Alumni: Ni Luh, Foto: Hansel]