KAGAMA FEB UGM angkatan 1991 menyelenggarakan career sharing session bertajuk “Sharing Journey, Inspiring Future, 35 Tahun Penuh Cerita” pada Jumat (25/9) di Pertamina Tower, Lantai 6, FEB UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh alumni FEB UGM angkatan 1991 serta sejumlah pimpinan universitas dan fakultas, di antaranya Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., CA., selaku Dekan FEB UGM; Mukhlis Ishak, selaku Ketua Alumni FEB 1991; serta Dr. Suparmono, M.Si., selaku Ketua Panitia Reuni FEB UGM 1991. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan wawasan bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja melalui perjalanan karier para alumni yang telah berkecimpung di berbagai bidang profesional.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., CA. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi sekaligus gambaran kepada mahasiswa mengenai dunia kerja, termasuk berbagai tantangan dan dinamika yang dihadapi setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, perjalanan karier tidak selalu berjalan secara linear sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dalam dunia profesional. Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan berbagai fasilitas di lingkungan kampus merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di FEB UGM. Pengembangan tersebut diharapkan dapat mendukung FEB UGM dalam mencetak pemimpin di bidang bisnis dan ekonomi pada masa mendatang. “Karena arah karier besok tidak mulus-mulus saja, pasti up and down dari karier satu pindah ke karier yang lain,” tegasnya.

Selanjutnya, Mukhlis Ishak menjelaskan bahwa alumni FEB UGM angkatan 1991 saat ini telah tersebar dalam berbagai bidang dan jenjang karier, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, dalam menjalani karier, seseorang perlu mampu menentukan skala prioritas dari berbagai aktivitas yang dilakukan agar dapat mengambil keputusan secara tepat. Ia juga menekankan pentingnya memahami dinamika dan proses yang terdapat dalam lingkungan kerja. Kemampuan memahami dinamika tersebut diperlukan agar seseorang dapat menyampaikan gagasan secara tepat serta membangun dukungan dari lingkungan kerja. “Proses politik itu memang ada di mana pun kita berada dan itu akan kita pelajari seiring waktu, kita harus terbuka terhadap setiap perbaikan diri dan harus membuka diri terhadap ilmu-ilmu yang baru,” jelasnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Suparmono, M.Si. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh alumni KAGAMA FEB angkatan 1991 yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan sharing session. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat kembali kebersamaan antaralumni, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai dinamika dunia kerja yang tidak selalu dapat diprediksi. Ia menambahkan bahwa perjalanan karier para alumni tidak terlepas dari proses pendidikan yang telah ditempuh di FEB UGM. “Reuni kali ini memberikan makna yang tinggi bagi kami, mulai dari karyawan sampai direksi semua berawal dari FEB UGM,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session bersama Wahyu Trenggono selaku Direktur Finance, GRC, dan Investor Relation di PT PEFINDO; Mukhlis Ishak selaku Vice President Tax PT Freeport Indonesia; Bobby Benarto Suadi selaku VP Marketing di Prudential Indonesia; Hendra Gunawan selaku Direktur Utama PT KB Bukopin Finance; Agnes Maria selaku Pengusaha di bidang lifestyle; Wiwien Widyantari selaku praktisi senior di bidang audit internal dan keuangan; Ema Widiastuti selaku Direktur Pengembangan Bisnis di ITDC. Beberapa narasumber tersebut telah memiliki pengalaman selama belasan tahun di dunia kerja. Melalui sesi tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mendengarkan pengalaman, perjalanan karier, serta berbagai wawasan yang dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Kegiatan reuni KAGAMA FEB UGM angkatan 1991 tidak hanya menjadi momentum untuk mempertemukan kembali para alumni setelah 35 tahun, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi alumni dalam mendampingi dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, alumni turut berperan dalam memperkuat hubungan antara almamater dan mahasiswa sekaligus membangun jejaring yang dapat mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dinamika dunia kerja.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun jejaring yang mendukung pengembangan institusi dan masyarakat.
[Kantor Alumni: Hansel, Foto: Ira]