Kamu pasti pernah merasa bingung: mending duit gajian dibuat seneng-seneng sebagai perayaan sudah bekerja keras sebulan, atau pilih buat hemat untuk tujuan jangka panjang dengan menabung atau berinvestasi di barang-barang yang dapat menunjang karier kamu. Tenang, kamu gak sendirian kok!
Kerja 8 jam itu investasi waktu, emang sebagian hasilnya untuk dinikmati, tapi masih batas wajar bukan impulsif, ini beberapa metode yang bisa kamu gunakan:
- Penting untuk Membuat Alokasi Dana
Alokasikan dana untuk tabungan di awal, tidak saat ada sisa baru ditabung. Sisa dari tabungan tersebut dipakai untuk kebutuhan dan kesenangan. Misalnya: 50% untuk kebutuhan pokok, 30 % untuk keinginan, 20% untuk tabungan dan dana darurat. Alokasi ini membalik kebiasaan umum orang untuk menabung kalau ada sisa, padahal biasanya enggak ada sisa, dengan metode ini tabungan jadi tagihan wajib bukan opsional.
- Reward Terjadwal, Bukan Spontan
Self reward bukan dipicu oleh mood. Coba tentukan di awal kamu ingin reward apa saja. Dengan gini reward tetap ada dan gak jadi pelarian harian yang tidak terkontrol. Tentukan di awal mau makan enak dan nongkrong di kafe berapa kali seminggu, dan sudah ditentukan di hari tertentu. Bisa juga dengan sistem “reward jar”, kamu bisa sisihin nominal tetap tiap minggu khusus untuk keinginan kamu, begitu habis ya nunggu minggu selanjutnya.
- Tanyakan Beberapa Pertanyaan Sebelum Transaksi
Banyak pengeluaran impulsif bukan soal kebutuhan, tapi soal emotional spending. Coba tanyakan 3 pertanyaan sebelum bayar, Sebenarnya kamu butuhin banget gak barang ini? Contohnya kamu bisa tanyakan “Aku beli ini karena butuh, atau karena pengen ngerasa lebih baik dari sekarang?” Ini jadi teknik “pause before purchase”, yang memberikan jeda sedikit sebelum transaksi untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan.
- Coba Bandingkan dengan Tujuan Jangka Panjangmu
Setiap pengeluaran kecil untuk kesenangan sebenarnya “bersaing” dengan tujuan finansial jangka panjang, coba sadar trade-off dari kedua pilihan tersebut mana yang paling terbaik. Kalau kamu lagi nabung untuk tujuan yang jelas misalnya untuk beli rumah, atau buat investasi dalam suatu bidang, self reward kecil tetap boleh asalkan jumlahnya diperhitungkan per-bulan. Yang perlu dihindari: memenuhi keinginan tanpa terencana yang bikin target besar mundur. Coba metode nomor 3 untuk memastikan apakah yang kamu beli benar-benar worth it untuk dilakukan.