Yosep Anggi Noen adalah sineas asal Yogyakarta yang mulai dikenal melalui film panjang pertamanya, Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012). Sutradara yang kerap disapa Anggi ini semakin dikenal melalui film Istirahatlah Kata-Kata (2016) yang menjadi film biopik pertama tentang Wiji Thukul. Film ini memperoleh sejumlah nominasi dari Festival Film Indonesia, Pacific Meridian International Film Festival of Asia Pacific Countries, dan Locarno Film Festival, serta meraih penghargaan Sutradara Terbaik dari Usmar Ismail Awards (2017) dan Golden Hanoman Award dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival (2016).
Tokoh Alumni-Id
Lebih dari satu dekade berprofesi sebagai jurnalis, perjalanan Francisca Christy Rosana telah dimulai jauh sebelumnya. Peran kedua orang tua dalam menyediakan bacaan untuk perempuan yang akrab disapa Chicha turut memengaruhi perjalanan studi hingga kariernya. Sebab minat baca yang ditumbuhkan sedari kecil itulah yang menuntun keputusan Chicha untuk menekuni studi Sastra Indonesia UGM pada 2010.
Metta Dharmaputra merupakan alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada dengan konsentrasi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Ia lahir di Cianjur pada tahun 1969 dan melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta pada tahun 1988 setelah menyelesaikan pendidikan menengah di Regina Pacis, Bogor. Selama masa kuliah, Metta aktif dalam berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar kampus. Ia juga aktif menulis di kelompok studi Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (HIMESPA), yang awalnya dijalani sambil mencari tambahan uang honor. Menariknya, Metta menghabiskan waktu delapan tahun untuk menyelesaikan kuliah karena sempat memutuskan bekerja terlebih dahulu di Jakarta sebelum akhirnya lulus pada tahun 1996. Setelah itu, ia mulai menekuni dunia jurnalistik dengan bergabung di Tempo dan terlibat dalam berbagai liputan investigasi. Ketertarikannya pada dunia jurnalistik bermula dari sebuah momen saat masih berkuliah, ketika ia berkesempatan menyaksikan langsung prosesi pemakaman Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Di tengah kerumunan, ia melihat seorang wartawan Majalah Tempo mengenakan batik yang menurutnya tampak keren dan berwibawa. Kesan sederhana itu justru menjadi titik awal yang memantik cita-citanya sebagai jurnalis dan mendorongnya mulai mengirim tulisan ke berbagai media.
Ketertarikan Bapak Bayu Kusuma Dewanto pada dunia usaha sudah tumbuh sejak ia masih menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi UGM angkatan 1994. Di tengah aktivitas akademik di Kampus Biru, Bayu justru banyak mengasah dirinya melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan praktik bisnis, mulai dari usaha kecil-kecilan, penerbitan buku, pengelolaan restoran sederhana, hingga keterlibatan sebagai event organizer. Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi ruang belajar penting yang membentuk cara pandangnya terhadap dunia profesional sampai akhirnya ia menapaki posisi strategis sebagai Direktur Keuangan PT Pertamina Hulu Energi.
Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., Wali Kota Yogyakarta, adalah salah satu alumnus Fakultas Kedokteran UGM angkatan 1983 yang tumbuh dengan nilai-nilai kerakyatan sejak masa kuliahnya di Kampus Biru. Semasa menjadi mahasiswa, Hasto aktif berorganisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua I Senat Fakultas Kedokteran UGM pada periode 1985–1987. Aktivitasnya tidak berhenti di ruang akademik saja, ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan bersama teman-temannya, sebuah pengalaman yang secara perlahan membentuk visi keberpihakan yang ia bawa hingga kini.
Nanang Febrianto adalah alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1991. Tumbuh di Semarang, Nanang memutuskan untuk merantau dan mengambil jurusan akuntansi di UGM. Ia sangat aktif berorganisasi dan sempat menjadi ketua dari IMAGAMA (Ikatan Mahasiswa Akuntansi Gadjah Mada) selama satu periode. Pengalaman tersebut memberikan nilai-nilai kepemimpinan sekaligus menjadi kesempatannya untuk mengenal berbagai sifat dan karakter orang-orang sehingga Nanang memiliki koneksi yang baik dengan antarmahasiswa. Setelah menempuh jenjang S1, Nanang melanjutkan jenjang S2 dengan mengambil program Pascasarjana Magister Manajemen di UGM.
Dwi Astuti Irenaningtyas, atau yang lebih akrab disapa Irena, adalah alumnus Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada angkatan 1996. Ketertarikannya terhadap sumber daya manusia tumbuh sejak terlibat aktif di komunitas Pecinta Alam Psikologi (PALAPSI). Selama bergabung dengan PALAPSI, ia mendapat banyak kesempatan untuk mengenal beragam karakter manusia yang kemudian mendukung perjalanan kariernya sebagai profesional di bidang SDM.
Lina Agustina adalah lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada angkatan 1993. Perempuan yang lahir pada tahun 1975 di Sumatera Utara ini memutuskan merantau ke Yogyakarta untuk berkuliah, meski sempat tidak mendapat restu dari orang tuanya. Selama menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UGM, Lina aktif dalam organisasi kerohanian dan berbagai kegiatan sosial yang memperluas wawasannya tentang manusia dan masyarakat. Dari pengalaman inilah, ia mulai menemukan ketertarikan pada bidang psikologi konsumen, yang kemudian membawanya melanjutkan studi di Magister Manajemen UGM pada tahun 1997 dengan fokus marketing.
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan perannya dalam mendukung kemajuan teknologi melalui platform CAR-dano, sebuah sistem inspeksi mobil bekas untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam transaksi kendaraan. Inovasi ini dicanangkan oleh Dunung Lintang Asmoro, alumnus Teknik Mesin UGM angkatan 2020, yang juga merupakan pemilik dari PT Inspeksi Mobil Jogja. Dalam mengembangkan platform tersebut, Lintang bekerja sama dengan Co-Founder PT Inspeksi Mobil Jogja, Fahmi Hatta Gymnastiar (alumnus Teknik Mesin UGM angkatan 2020), serta beberapa mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA UGM.
Erista Adi Setya biasa dikenal Erista merupakan alumnus Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM angkatan 1986. Semenjak SMA, ia tertarik dunia pertanian khususnya pada pengolahan hasil pertanian. Pada tahun 1986, ia menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Semasa kuliah, ia tertarik dan mendalam ilmu-ilmu berkaitan dengan produksi dan manajemen perusahaan hingga mendapatkan gelar sarjana pada tahun 1991.