• Tentang UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • DTI UGM
  • ID
    • EN
    • ID
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Kantor Alumni
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL KANTOR ALUMNI
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • DIREKTORI STAF
  • PROGRAM ALUMNI
    • PEMBUATAN KARTU GAMA CO-BRAND
    • LEGALISASI IJAZAH & TRANSKRIP NILAI JARAK JAUH (ONLINE)
    • DONASI BEASISWA ALUMNI UGM
    • Tracer Study UGM
    • Pojok KAGAMA Komunitas
    • VERIFIKASI DATA ALUMNI OLEH MITRA PERUSAHAAN
  • PROGRAM KARIER
    • Tentang UGM Career
    • LOWONGAN KERJA
    • MAGANG
    • CAREER CLASS & ALUMNI SHARING
    • UGM Integrated Career Days
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS JUNI 2026
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS NOVEMBER 2025
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS 2025
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS NOVEMBER 2024
      • UGM INTEGRATED CAREER DAYS 2024
      • UGM Integrated Career Days November 2023
      • UGM Integrated Career Days Juni 2023
      • Gadjah Mada Career Festival (GMCF) 2022
      • UGM Integrated Career Days 2020
      • UGM ICD 2019
      • UGM ICD 2018
      • UGM ICD 2017
    • KONSELING KARIER
  • ALUMNI AWARDS
    • TENTANG UGM ALUMNI AWARDS 2026
    • PEMENANG ALUMNI AWARD
  • TETAP TERHUBUNG
    • KONTAK KAMI
    • FAKULTAS & SEKOLAH
    • MEDIA SOSIAL & HOTLINE SERVICE
    • KAGAMA
  • Beranda
  • Tips-id
  • Tetap Eksisten di Dunia Kerja yang Tidak Pasti!

Tetap Eksisten di Dunia Kerja yang Tidak Pasti!

  • Tips-id
  • 18 Juni 2026, 14.39
  • Oleh: Kantor Alumni
  • 0

Dalam menghadapi berbagai situasi, terkadang kita dibuat cemas oleh ketidakpastian yang akan datang. Entah ketidakpastian tersebut dipicu oleh perbandingan diri dengan orang lain maupun ketidakpercayaan akan kemampuan kita sendiri. Begitu pula dalam jenjang karier, terkadang kita merasa tidak yakin dengan jalan yang kita pilih. Di situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja ini, kita dituntut untuk serba bisa di tengah kompetisi yang semakin ketat. Tak heran jika situasi ini membuat kita bingung dan cemas. 

Kierkegaard memandang bahwa kecemasan (anxiety) tersebut adalah bagian alami dari keberadaan manusia. Kecemasan muncul karena manusia memiliki kebebasan untuk memilih, sementara setiap pilihan selalu mengandung risiko dan ketidakpastian.

Eksistensialisme Kierkegaard dalam Dunia Kerja Saat Ini

  1. Kecemasan adalah konsekuensi kebebasan

Banyak pekerja memiliki kecemasan dalam memutuskan pilihan dalam perjalanan karier, tapi menurut Kierkegaard, kecemasan bukan tanda kelemahan, melainkan tanda bahwa seseorang sedang berhadapan dengan kebebasannya. Jangan merasa cemas saat dihadapkan dengan pilihan yang berpengaruh langsung terhadap jenjang karier kita, selama keputusan tersebut sejalan dengan nilai yang kita yakini. Jangan takut ambil keputusan di tengah kondisi yang tidak pasti.

  1. Jangan kehilangan diri dalam tuntutan sosial

Kierkegaard menekankan pentingnya menjadi individu yang autentik dan memahami alasan di balik setiap pilihan hidup. Jalani sebuah perjalanan karier berdasarkan prinsip dan keinginan pribadi kita. Tekuni sebuah bidang yang sangat kita inginkan dan dalami bidang tersebut. Jangan berhenti untuk belajar. Kierkegaard menekankan pentingnya menjadi individu yang autentik dan memahami alasan di balik setiap pilihan hidup.

  1. Keputusan selalu mengandung ketidakpastian

Pahami jika tidak ada pilihan karier yang sepenuhnya aman. Membangun usaha, melamar kerja, dan berpindah pekerjaan menuntut risiko yang sama. Karena itu, kita harus berani mengambil keputusan meskipun tidak memiliki kepastian. Dengan pemikiran seperti itu kita mampu memaksimalkan potensi penuh kita pada sebuah percobaan tanpa terhalang oleh keragu-raguan dan ketakutan untuk gagal. 

  1. Makna lebih penting daripada kepastian

Di dunia kerja modern ini terkadang menjanjikan stabilitas yang sebenarnya sulit dipertahankan. Kierkegaard mengajarkan bahwa yang terpenting bukan mencari kepastian mutlak dalam perjalanan karier, melainkan makna dalam bekerja dan pilihan hidup yang dijalani. Kita pasti bertemu dengan ketidakstabilan dalam dunia karier. Hal yang bisa kita lakukan adalah mencari makna dan tetap yakin dengan apa yang kita tekuni selama ini. 

Epilog

Bagi Kierkegaard, masalah utama manusia bukanlah ketidakpastian, melainkan ketidakberanian untuk memilih. Dalam dunia kerja yang terus berubah, eksistensialisme mengingatkan bahwa kecemasan tidak selalu harus dihindari. Sebaliknya, kecemasan dapat menjadi titik awal bagi seseorang untuk mengenali dirinya, menentukan pilihannya sendiri, dan menjalani hidup secara lebih autentik. Dengan kata lain, di tengah dunia kerja yang serba tidak pasti, tantangan terbesar bukan sekadar bertahan hidup, tetapi tetap menjadi diri sendiri.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Kantor alumni
Universitas Gadjah Mada
Bulaksumur Blok D5, Yogyakarta 55281
alumni@ugm.ac.id
+62 (274) 552810
+62 8112 5824 34

© 2023 - Kantor Alumni Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY